Sabtu, 24 November 2018

Fiqh Syafi'i Matan Abi Syuja Kitab Thaharah ( Perkara Yang Membatalkan Tayamum )




Mubtholaatut tayamumi

Walladzii yubthilut tayamuma tsalatsatu asy-ya-a : maa abthala al wudhuu-a, wa ru'yatul maa-i fii ghayri waqti ash sholaat wa arriddah.

Wa shoohibul jabaa-ir yamsahu 'alayhaa wa yatayammamu wa yushalli wa laa i-aa'data 'alayhi inkaana wadho'aha 'alaa thuhrin wayatayammamu likulli fariidhotin wa yushalli bitayamamin waahidin maa syaa-a minal nawaafil.

Perkara-perkara yang membatalkan tayamum

Yang membatalkan tayamum itu ada tiga perkara : Segala perkara yang membatalkan wudhu, kemudian melihat air di luar waktu shalat dan murtad.

Dan orang yang menggunakan pembalut ( perban ) mengusap atas perban nya, kemudian bertayamum lalu shalat. Dan tidak wajib bagi dirinya mengulang shalat, apabila pemasangan perbannya dalam keadaan suci. Dan bertayamum setiap kali melakukan sholat fardhu dan dengan sekali bertayamum bisa melakukan shalat  sunnah sekehendak dirinya.

Note : Tayamum hanya bisa dipakai untuk 1 kali shalat fardhu, namun dengan 1 kali tayamum bisa dipakai untuk sholat sunnah beberapa kali.












0 komentar:

Posting Komentar