IT Services

Service Komputer , Network Server Maintenance, Cabling System, PABX System

Fathul Qodir Imam Syaukani

Tafsir Surat Al Faihah Bagian ke-I

Fiqh Syafi'i Matan Abi Syuja Kitab Sholat

Perbedaan Sholat Laki dan Wanita

Selasa, 22 Januari 2019

Fatwa Syaikh Bin Baaz ( Hukum Nyanyian & Alat Musik )




🎋➠ الاغانـــﮯ 
NYANYIAN


📌 للشيـخ العلامـة 
؏ـبد العزيز بـن عبـد الله بن باز 
ـ رحمـہ اللـہ تعالـﮯ ـ
Oleh Syaikh Al 'Alamah Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz rahimahulaahu ta'ala.

❐ قال رحمــہ اللـہ : ‏ذهب علمـــاء الإســلام وجمهـــور أئمـــة الهدى إلى تحريم الأغانــﮯ وجميـــ؏ المعازف، وهـﮯ آلات اللهو كلها، 
Telah berkata Syaikh Abdullah bin Baaz, telah sepakat para ulama islam dan jumhur petunjuk ummat ini kepada keharamannya nyanyian dan keseluruhan alat musik yaitu alat yang
tiada membawa manfaat / membuat orang terlena didalamnya 

☜ وأوجبـــوا كسر آلات المعازف وقالوا: لا ضمان على متلفها، وقالوا: إن الغنــاء إذا انضم إليــہ آلات المعازف، كالطبل والمزمار والعود وأشباه ذلكـ ، حرم بالإجما؏ .
Dan mereka mewajibkan penghancuran alat-alat musik dan berkata : tidak ada ganti rugi atas penghancuran alat musik tersebut. Dan mereka berkata lagi : sesungguhnya nyanyian jika di iringi dengannya alat musik seperti drum, seruling, gitar dan yang sejenis dengannya hukumnya haram dengan ijma ( kesepakatan ulama ).


❐ المصــدر :
📓📔 مجمــو؏ الفتاوى【 ٣-٣٩٣ 】
Rujukan : Majmu Fatawa Juz 3 halaman 393.

Senin, 21 Januari 2019

Hadits Keutamaan Menuntut Ilmu



(( فَضْلُ طَلَبِ العِلْمِ ))
Keutamaan menuntut ilmu

▪عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : (( مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا ؛ سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ ))
Diriwayatkan dari Abi Hurayrah semoga Allah meridhoinya, telah berkata rosulullaah shalallah 'alayhi wasallam : "barangsiapa yg menempuh perjalanan untuk mencari ilmu didalamnya, maka Allah akan mudah bagi dirinya jalan menuju surga".

📚 صحيح مسلم - رقم : (2699)
Shahih muslim no 2699

▪عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : (( مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ ))

📚 متفق عليه : (7312-1037)
Diriwayatkan dari Mu'awiyah bin Abi Sufyan semoga Allah meridhoinya, telah berkata : Aku mendengar nabi shallallah 'alayhi wasallam berkata :" barangsiapa yg Allah kehendaki bagi seseorang menjadi orang yg baik, maka Allah akan memberi pemahaman kepada orang itu ilmu agama". ( Hadits Mutafaq 'Alayhi )

▪عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : (( إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ ؛ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ ))

📚 صحيح مسلم - رقم : (1631)
Diriwayatkan dari Abi Hurayrah semoga Allah meridhoinya, bahwasanya telah berkata rosulullah shallallah 'alayhi wasallam : "Jika seorang manusia wafat terputus darinya amalannya kecuali tiga perkara yaitu :
1. Shodaqoh jariyah.
2. Ilmu yg bermanfaat dengannya.
3. Anak sholeh yg mendo'akan untuknya ( orang tua yg sudah meninggal )

Shahih Muslim no (1631)

Hadits Mengenai Cobaan Terbesar Bagi Laki-Laki Adalah Perempuan



👈🏽
▪ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى :
Allah ta'ala berfirman :

﴿ وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا ﴾ الحشر : [7]
•┈┈•┈┈•⊰✿✿⊱•┈┈•┈┈•
Dan apa2 yg rosulullaah perintahkan kepada kalian maka jalanlan perintahnya dan apa dilarang bagi kalian dari rosulullah maka jauhilah ( Al Hasyr : 7 )

▪ فتنة النساء ، قال الله عَزّ وَجَل : ﴿ زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ ﴾
Ujian seorang wanita, Allah 'Azza Wa Jala berfirman : "Diberikan keindahan bagi manusia laki-laki yaitu kecintaan syahwat kepada perempuan" .


▫ قال الحافظ ابن كثير رحمه الله :
Telah berkata Al Hafizh Ibnu Katsir rohimahullahu.

بَدَأَ بِالنِّسَاءِ لِأَنَّ الْفِتْنَةَ بِهِنَّ أَشَدُّ ، كَمَا ثَبَتَ
فِي الصَّحِيحِ أَنَّهُ ، عَلَيْهِ الصلاة و السَّلَامُ ،
قَالَ : (( مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرُّ عَلَى
الرِّجَالِ مِنَ النِّساء ))
Dimulai dengan perempuan sebab ujian terberat, seperti yg ditetapkan pada hadits shohih bahwasanya rosulullaah shallalah alayhi wasalam bersabda "Tidaklah aku tinggalkan fitnah yg sangat berat yg menimpa diri seorang laki-laki melainkan muncul dari seorang perempuan".

متفق عليه : (5096-2740)
Hadits mutafaq 'alayhi

📚 تفسير القرآن العظيم : (١٩/٢)
Tafsir Al Quranul Adzim Ibnu Katsir

▫ قال أبو موسى الأشعري رضي الله
عنه : (( لأن تمتلئ منخري من ريح جيفة ، أحب إلي من أن تمتلِئان من ريح امرأة ))
Telah berkata Abu Musa Al Asy'ari semoga Allah meridhoinya : "mati dng dipenuhi bau bangkai lebih aku sukai, ketimbang di penuhi dengan bau wanita".

📚 أخرجهُ ابن أبي شيبة : (17229)

▫ وقال سفيان الثوري رحمه الله :
Dan telah berkata Sufyan Ats Tsauri rahimahullahu:

ما بعث اللهُ عز وجل نبياً إلا وقد تخوف عليهِ الفتنة من النساء .
Tidaklah Allah mengutus nabi kecuali kekhawatiran kepadanya atas cobaan yg muncul dari wanita.

📚 ذم الهوى : (165)
Dzammul Hawa 165.

Sabtu, 19 Januari 2019

Fatwa Syaikh Utsaimin ( Iri Kepada Orang Lain Atas Karunia Allah )


((  واسألوا الله من فضله ))
Dan mintalah kepada Allah dari segala kebaikan-Nya.

▪قال العلامه ابن عثيمين رحمه اللّٰه :
Telah berkata seorang yg alim Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahullahu.

إذا رأيت اللّٰه أنعم على غيرك بمال ، أو علم ، أو صحـة ، أو جاه ، أو أولاد، أو غير ذلك ، فقل اللهم إني أسألك من فضلك ، كما قال الله عز وجل : ﴿ واسألوا الله من فضله ﴾
Jika engkau melihat nikmat Allah yg diberikan kepada selain engkau berupa harta, atau ilmu, atau kesehatan, atau kedudukan atau anak-anak atau selain darinya maka ucapkanlah :
"Allahumma inni as-aluka min fadhlika" ( Yaa Allah aku memohon dari karunia-Mu), sama seperti firman Allah "wa-as'alulloha min fadhlihi". ( Dan bermohonlah kepada Allah dari karunianya).

أما أن تبقى مغموما محزونا كلما رأيت نعمة من الله على أحد، اغتممت، فسوف تحرق نفسك ، وكلما أحسست بشيء من الحسد ، فقل : أعوذ بالله من الشيطان الرجيم ، اللهم إني أسألك من فضلك كما أعطيت هؤلاء ألا تحرمني .
Adapun dng tetap bersedih melihat nikmat yang diberikan Allah kepada seseorang kapanpun itu, diam tertegun dan bersedih  maka jiwamu akan terbakar.  Dan kapanpun jika engkau merasa sesuatu muncul di hati yaitu sifat hasad ( iri dengki ) maka ucapkanlah : audzubillah minasyaythoonirrojim, allahumma inni as-aluka min fadhlika kamaa 'athoyta haulaa-i a laa tahrimnii.( Aku berlindung dari godaan syaitan yg terkutuk, Yaa Allah aku memohon dari karunia-Mu, seperti apa yg telah Engkau berikan kepada mereka jangan haramkan kepadaku.


 اللقاءات الشهرية : (39)

Jumat, 18 Januari 2019

Fatwa Syaikh Bin Baaz ( 5 Golongan Syuhada )





الشهداء خمســــة !!! 📌
Syuhada itu ada 5 jenis.

▪عَنْ أَبِـﮯ هُرَيْرَةَ رَضِــﮯَ اللَّهُ عَنْــہُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْــہِ وَسَلَّمَ قَالَ :
Diriwayatkan dari Abi Hurayrah semoga Allag meridhoinya, bahwasanya rosulullaah sholallah 'alayhi wasallam bersabda :

☜  الشُّهَدَاءُ خَمْســـَةٌ : الْمَطْعُــونُ، وَالْمَبْطُــونُ
، وَالْغَـــرِقُ، وَصَاحِبُ الْهـــَدْمِ ، وَالشَّهِيدُ فِـﮯ سَبِيلِ اللَّهِ .
Syuhada itu ada lima jenis yaitu : 1.Orang yg wafat sebab tho'un ( wabah penyakit),
2.Orang yg wafat sebab sakit perut,
3. Orang yg wafat sbb tenggelam di air,
4. Kemudian orang yg tertimpa reruntuhan,
5. Dan yg terakhir syahid di jalan Allah.

📓📔 صحيح البخاري - رقم : 【 2829 】
Shahih Bukhori no hadits 2829.


📌 قال العلامة ابـنَ بـاز رحَمــہُ اللهُ :
Telah berkata Syaikh Abdullah bin Baaz rahimahullahu.

❐ ويُلحق بهم مَن يموت بانقــلاب السيارات أو فــﮯ صِدام السيارات ، فإن هذا يُشبــہ الميت بالهـــَدم ، ويُرجى لهم الشهادة لكـــن يُغسّلون ويُصلى عليهــم ، مثل من يمــوت بالبَطن والغَرَق .
Dan ditambahkan pula dengannya barang siapa yg wafat sbb kecelakaan pada saat berkendara atau dalam sbb tertabrak kendaraan maka sesungguhnya ia wafat seperti disebabkan tertimpa reruntuhan. Dan bagi mereka persaksian Allah yaitu syahid, namun bagi mayit mereka di mandikan dan disholatkan sama seperti orang yg wafat sbb sakit perut dan tenggelam.

( Lain halnya dng mereka yg wafat sbb jihad perang di jalan Allah maka mayitnya tidak di mandikan dan di sholatkan namun langsung di kuburkan ).


📓📔 فتاوى نور على الدرب【 1426/3 】
Diambil dari Fatawa Nur 'Alaa Darb juz 3 hal 1426.

Kamis, 10 Januari 2019

Hadits Mengenai Wanita Muslimah





(( الاوامر والنواهي الارشادية في السنة النبوية للمرأة
المسلمة ))
Perintah dan Larangan,  Petunjuk Sunnah Nabawiyah Untuk Wanita Muslimah. 

▪️ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى :
Allah ta'ala berfirman :

(7: وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا (الحشر
Dan apa yg rosul berikan pada kalian maka terimalah, dan apa yang rosul larang bagi kalian maka tinggalkanlah. ( QS:Al Hasyr ayat 7 )

▪️عدم مخالفته الزوج وطاعة إذا أمر بالحق :
Tiada menyelisihi suaminya dan menta'ati suaminya jika memerintah pada kebenaran

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ ؟ قَالَ : (( الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ، وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ، وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ ))
Dari Abi Hurayrah rodhiyallaahu 'anhu, telah berkata : "seseorang bertanya kepada rosulullaah 'alayhi wasallam, 'wanita yang baik itu seperti apa ? ' , rosul pun menjawab : 'adalah wanita yang jika suaminya memandang maka menyenangkan, dan jika suami memberi perintah maka ta'at, dan tidak menyelisihi suami pada perkara yang dibencinya dengan diri dan harta nya.

 صححه الألباني في صحيح النسائي - رقم : (3231)
Di shahihkan oleh Syaikh Albani dalam Shohih An Nasaai no 3231.

▪️فجمع النبي صلى الله عليه وسلم ، 
ثلاث صفات عظيمة في الزوجة الصالحة الخيِّرة وهي:
Maka rosulullah pun mengelompokan mengenai 3 sifat agung pada diri istri sholihah yang baik yaitu :

إذا نظر إليها سرَّته بدِينها وبأخلاقها  وبمعاملتها ، وبمظهرها ، وإذا غاب عنها حفظته في عرضها ، وحفظته في ماله ، وإذا أمرها أطاعته ،ما لم يأمرها بمعصية  ،

1.Jika suami memandangnya maka menyenangkan bagi suami nya dng sebab agama, akhlak, prilaku dan penampilan istrinya.

 2.Dan jika suaminya pergi dari istrinya maka istrinya akan menjaga kehormatannya dan menjaga harta suaminya.

3. Dan jika suami memerintahnya maka dia taat pada suaminya selama apa yg diperintah kepada dia bukanlah maksiat.

 وسُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ،أَيَّ الْمَالِ نَتَّخِذُ ؟ فَقَالَ : (( ،،، وَزَوْجَةً مُؤْمِنَةً تُعِينُ أَحَدَكُمْ عَلَى أَمْرِ الْآخِرَةِ ))

Nabi sholallah 'alayhi wasallam ditanya : " harta apa yang mesti kami miliki ?", maka rosul pun menjawab........(salah satunya) "istri mu'minat yang mengingatkan kalian pada perintah akhirat".

 سنن ابن ماجه - رقم : (1856)
الحديث صحيح.
Sunan Ibnu Majah no 1856, dan hadits ini shahih.

Selasa, 08 Januari 2019

Fiqh Syafi'i Matan Abi Syuja Kitab Sholat ( Pembatal Sholat )



Mubtholaatu Ash Sholaati

Wa al ladzii yubthilu ash sholaata ahada 'asyara syay_an : al kalaamu al 'amdu, wa al 'amalu al katsiiru, wa al hadats, wa hudutsu an najaasati, wa inkasyaafu al 'awrotu, wa taghyiiru an niyyatu, wa istidbaaru al kiblati, wa al aklu, wa asy syurbu, wa al qahqahatu, wa ar riddatu.

Pembatal Sholat

Dan yang membatalkan sholat itu ada 11 perkara :
  1. Berbicara dengan sengaja
  2. Bergerak banyak ( diluar gerakan sholat )
  3. Berhadats ( hadats besar & kecil saat sholat )
  4. Terkena najis ( dibadan atau pakaian atau tempat sholat
  5. Terbuka aurat (dalam keadaan sholat )
  6. Berubahnya niat (dalam keadaan sholat )
  7. Membelakangi kiblat
  8. Makan (dalam keadaan sholat )
  9. Minum (dalam keadaan sholat )
  10. Tertawa terbahak -bahak
  11. Murtad

Sabtu, 05 Januari 2019

Fathul Qodhir Imam Syaukani Tafsir Surat Al Fatihah Bagian ke I










Note :

Pada bagian ke-I ini, Imam Syaukani menceritakan mengenai asbab nuzul Al Fatihah dari beberapa riwayat, ada beberapa riwayat yang mengatakan Al Fatihah ini adalah surat Makiyah dan ada juga yang mengatakan Madaniyah.


Ma’na al fatihatu fii al ashli awwalu maa min sya-nihi an yuftataha bihi, tsumma uthliqot ‘alaa awwali kulli syay-in ka alkalaami, wa attaa-u linaqli minal washfiyati ilaa al ismiyatu, fasummiyat hadzihi as suurotu faatihata al kitaabi likawnihi iftutiha bihaa, idz hiya awwalu maa yaktubuhu al kitaabu min al mush-hafi, wa awwalu maa yathluuhu attaalii min al kitaabi al ‘aziizi, wa in lam takun awaala maa nazala min al qur-aani.

Waqad isytaharot hadzihi as suurotu asy syariifatu bihadza al ismi fii ayyami an nubuwwati. Qiila hiya makkiyatun wa qiila madaniyyatun.

Waqad akhroja al waahidii fii asbaabi an nuzuuli, wa ats tsa’labii fii tafsiirihi ‘an ‘alii rodhiyallahu ‘anhu qoola : nazalat faatihatu al kitaabi bimakkata min kanzi tahta al ‘arasyi.

Wa akhroja ibnu abii syaybata fii al mushonnifi, wa abuu nu’aimin wa al bayhaqii kilaahuma fiidalaa-ila an nubuwwati, wa ats tsa’labii wa al waahidii min hadiitsi ‘Amir bin syurahbiil : anna rosuluulullah shollallaahu ‘alayhi wa aalihi wa salaam lamaa syakaa ilaa khodiijati maa yajiduhu ‘inda awaa-ili al wahyi, fadzahabat bihi ilaa waroqoh fa-akhbarohu faqoola lahu : idzaa kholawtu wahdii sami’tu nidaa-an kholafii : yaa Muhammad, yaa Muhammad, yaa Muhammad fa-antholiqu haaribaan fi al ardhi, faqoola : laa taf’al, idza ataaka fa-itsbut hatta tasma’a maa yaquulu tsumma i-tinii fa-akhbirnii, falamma kholaa naadaahu yaa muhamaad qul : bismillahiromanirohiimi, hatta balagho waladhooliin.

Wa akhrojaa abuu nu’aimin fii ad dalaa-ili ‘an rojulin min banii salimata qoola : lammaa aslama tfityaanu banii salimata wa-aslama waladun ‘amri bin jamuuhi qoolati imro-atu ‘amri lahu : hall laka an tasma’a min abiika maa ruwiya ‘anhu ? fasa-alahu faqara-a ‘alayhi ( alhamdulillahi robbil ‘alamiin) wa kaana dzalika qobla al hijroti.

Wa akhorja abu bakr bin al anbaari fii al mashoohifi ‘an ‘ubadah qoola : fatihatu al kitaabi nazalat bimakkata, fahadza jumlatu maa istadallabihi man qoola innahaa nazalat bi makkata.

Wa istadalla man qoola innahaa nazalat bi almadiinati bimaa akhrojahu ibnu abii syaybah fii al mushaanafi, wa abuu sa’iid bin al ‘aroobii fii mu’jamihi, wa ath thobaraani fii al awsath min thoriiqi mujahid bin abi hurayrah : ronna ibliisu hiina unzilat faatihatu al kitaabu, wa unzila bi al madiinati.

Wa akhroja ibnu abii syaybah fii al mushonafi, wa ‘abdu bin humaydin, wa ibnu al mundziri, wa abuu nu’aymin fii al khilyati wa ghayruhum min thuruqin ‘an mujaahidi qoola : nazalat faatihatu bi al madiinati, wa qiila : inaha nazalat marrotayni marratan bi makkata wa marrotan bi al madiinati jam’aan bayna hadzihi ar riwayaati.


Makna asal dari al fatihah adalah awal dengannya lah untuk membuka, kemudian dikaitkan kepada awal dari setiap sesuatu seperti ucapan. Dan huruf TA pada kalimat al fatihah di naql ( dipindahkan ) artinya dari wasfiyah penjelasan kepada ismiyah yaitu penamaan.

Maka dinamakanlah surat ini pembuka kitab disebabkan dibukanyalah kitab Quran dengannya. Sebagai mana ia adalah awal dari apa yang ditulis dari sebuah mushaf, dan awal yang dibaca dari kitab yang agung yaitu Al Quran. Akan tetapi tidaklah menjadikan surat al fatihah ini wahyu awal diturunkannya dari al quran.

Dan sesungguhnya sangat terkenal surat al fatihah ini disebabkan namanya pada zaman kenabian, ada yang mengatakan bahwa al fatihah ini adalah surat makkiyah, da nada pula yang mengatakan madaniyah.

Dan sesungguhnya telah di katakan oleh Al Wahidi dalam kitabnya Asbab Nuzul al fatihah ini dan Ats tsalabi dalam tafsir nya, “ Dari Ali rodhiyallaahu ‘anhu, telah berkata Ali : telah diturunkan pembuka kitab di Makkah dibawah singgasana Allah..

Telah dikatakan pula oleh Ibnu Abi Syaybah dalam kitabnya Al Mushonif, dan Abu Nuaim dan Bayhaqi keduanya dalam kitab Dalail Nubuwah, dan Ats Tsalabi dan Al Wahidi dari hadits Amir bin Syurahbil bahwasanya rosulullah shalallah ‘alayhi wa alihi wasalam mengeluh kepada Khadijah atas apa yang dialami sebelumnya saat menerima wahyu ( di gua Hiro ), maka mereka pergi kepada Waroqoh dan memberi tahunya dan berkata kepada Waroqoh ”Jika saat aku berkhalwat sendirian, aku mendengar panggilan dari belakang ‘yaa Muhammad, yaa Muhammad, yaa muhammad’ mendengar suara itu aku pun lari, maka Waroqoh pun berkata : “Jangan lakukan itu, jika engkau mendengarnya maka tetap diam sampai terdengar kelanjutan perkataannya”, kemudian aku mengalaminya lagi dan mendengarkan ucapan dia Yaa Muhammad katakanlah bismillahirrohmanirrohiimi.

Dan telah dikeluarkan pula pernyataan dari Abu Nuaim dalam kitabnya Ad Dalaail, bahwa seorang pria dari bani Salimah berkata : Ketika sudah masuk islam pemuda-pemuda bani salimah dan masuk islam pula anak dari ‘Amr bin Jamuh, telah berkata istri Amir kepada anaknya : “Maukah engkau mendengarkan apa yang telah diriwayatkan dari ayahmu ?”, maka anaknya bertanya apakah itu dan istri ‘Amr berkata ‘alhamdulillaahi robbil ‘alamiin’. Dan kejadian itu ketika sebelum hijrah.

Dan telah berkata Abu Bakr bin Al Anbari dalam Al mashohif, diriwayatkan dari ‘Ubadah telah berkata : Fatihatul Kitab diturunkan di Makkah. Dan inilah beberapa petunjuk yang mengatakan bahwa Al Fatihah di turunkan di Makkah.

Dan petunjuk yang mengatakan bahwa Al Fatihah diturunkan di Madinah adalah dengan apa yang dikatakan oleh Abi Syaybah dalam Al Mushonif, dan Au Sa’id bin Al ‘Arobi didalam Mu’jam nya dan Thabroni dalam Al Aqsath dari jalan Muhajid bin Abu Hurayrah “ telah menangis iblis ketika diturunkan fatihatul kitab” dan ini diturunkan di Madinah.

Dan telah berkata pula Ibnu Abi Syaybah dalam Al Mushonif, dan 'Abdu bin Humayd, dan Ibnu Mundzir dan Abu Nuaim dalam Al hilyah dan selainnya dari jalan Mujahid berkata “telah diturunkan fatihatul kitab di Madinah, dan ada pula yang mengatakan sesungguhnya fatihatul kitab diturunkan 2 kali, sekali di Makkah dan sekali di Madinah, mengunpulkan antara dua riwayat antara yang mengatakan di Makkah dan Madinah.













Jumat, 04 Januari 2019

Fiqh Syafi'i Matan Abi Syuja Kitab Sholat ( Perbedaan Sholat Laki & Wanita )


Al Umuuru Allatii Tukhoolifu Fiiha Al Mar-atu Ar Rojjula Fii Ash Sholaati

Wa al mar-atu tukhoolifu ar rojula fii khomsati asy-yaa-a : fa ar rojjulu  yujaafii mirfaqayhi 'an janbayhi Wa yuqillu bathnahu 'an fakhidzayhi fii rukuu' wa as sujuudu.  Wa yajharu fii mawdhi'i al jahri wa idzaa naabahu syay-un fii ash sholaati sabbaha, Wa 'awrotu ar rojjuli maa bayna surrotii wa rukbatihi.

Wa al mar-atu tadhummu ba'dhohaa ilaa ba'dhin wa takhfidhu shawtahaa bihadhrotin ar rijjali al ajaanibi, Wa idzaa nabahaa syay-un fii ash shoolaati shoffaqat, Wa jamii'u badani al hurroti 'awrotun illa wajhaha wakaffayhaa, Wa al amatu ka al rojjuli.


 Perkara - Perkara Yang Membedaan Laki-laki dan Wanita Dalam Sholat

Wanita berbeda dengan laki-laki dalam lima hal : Laki - laki merenggangkan kedua sikut dari kedua lambung nya, Mengangkat kedua perut nya dari kedua pahanya saat ruku dan sujud, Mengeraskan suaranya pada tempatnya, Apabila terjadi sesuatu dalam shalat ( yg butuh pemberitahuan ) maka membaca tasbih, Dan aurat laki-laki adalah antara pusar dan lututnya.

Dan wanita menempelkan bagian anggota tubuhnya dengan bagian tubuh yang lain, Melemahkan suaranya dihadapan orang laki-laki yang bukan mahromnya, Dan jika terjadi sesuatu dalam sholat maka bertepuk, Dan aurat wanita yang merdeka adalah seluruh badannya terkecuali wajah dan kedua telapak tangan sedangkan aurat wanita budak adalah sama seperti laki-laki.


Perbedaan Sholat Laki dan Wanita

Laki - Laki 
  1.  Merenggangkan kedua sikut dari kedua lambung nya
  2.  Mengangkat kedua perut nya dari kedua pahanya saat ruku dan sujud
  3.  Mengeraskan suaranya pada tempatnya
  4.  Apabila terjadi sesuatu dalam shalat ( yg butuh pemberitahuan ) maka membaca tasbih
  5.  Dan aurat laki-laki adalah antara pusar dan lututnya.
Wanita
  1.  Menempelkan bagian anggota tubuhnya dengan bagian tubuh yang lain
  2.  Melemahkan suaranya dihadapan orang laki-laki yang bukan mahromnya
  3.  Jika terjadi sesuatu dalam sholat ( butuh pemberitahuan ) maka bertepuk
  4.  Dan aurat wanita yang merdeka adalah seluruh badannya terkecuali wajah dan kedua telapak tangan sedangkan aurat wanita budak adalah sama seperti laki-laki.