Sunday, April 12, 2020

Fiqh Syafi'i Matan Abi Syuja ( Syarat Didirikannya Jumat )



Syarooithu Fu'ilal Jum'at
Wa syarooithu fi'lihaa tsalaatsatun : an yakuuna al baladu mishroon aw qoryatan, wa an yakuuna al 'adadu arba'iinu min ahlil jum'ati, wa an yakuuna al waqtu baaqiyaan, fainna khoroja al waktuaw 'udimat asy syuruuthu shulliyat dhuhroon.


Syarat Dirikannya Sholat Jumat
Dan syarat2 didirikannya jumat itu ada 3 yaitu : 
  1. Hendaknya diadakan di sebuah negeri, kota atau perkampungan
  2. Hendaknya jumlah orang itu 40 termasuk dari ahlil jumat
  3. Apabila waktu telah habis atau tidak tercukupi syarat diatas maka dilaksanakan shalat dzuhur.

Fiqh Syafi'i Matan Abi Syuja ( Syarat Wajib Sholat Jumat )


Syarooithu Wujuubil Jumat
Wa syarooithu wujuubil juma'ati sab'atu asy-yaa-a : Al Islaamu, Wal buluughu, Wal 'Aqlu, Wal hurriyatu, Wal Dzukuuriyyatu, Wal Shihatu, Wal Istiithoonu.


Syarat Wajib ( Sholat ) Jumat

Dan syarat wajib sholat jumat itu ada 7 perkara yaitu :
  1. Islam
  2. Telah baligh
  3. Berakal sehat
  4. Merdeka ( bukan budak )
  5. Laki-laki
  6. Sehat
  7. Tidak sedang bepergian 

Friday, April 10, 2020

Fiqh Syafi'i Matan Abi Syuja ( Menjama' Sholat )

Jami'us Sholaati

Wa yajuuzu lilmusaafiri an yajma'a bayna azhuhri wal 'ashri fii waqti ayyihimaa syaa-a, wa bayna al maghrib wal 'isyaa fii waqti ayyihimaa syaa-a, wa yajuuzu lilhaadir fiil mathori an yajma'a baynahumaa fii waqtil uula minhumaa.

 Sholat Jamak
Dan diperbolehkan bagi musafir ( orang dalam perjalanan ) menjamak / menghimpun antara sholat dhuhur dengan ashr di waktu yang dikehendaki diantara 2 waktu tsb. Dan antara maghrib dengan isya pada waktu yang dia kehendaki di 2 waktu tsb. Dan diperbolehkan juga bagi yang tidak bepergian disaat turun hujan menjama' diantara kedua sholat tsb dengan pelaksanaanya pada waktu sholat yang pertama dari kedua sholat itu.




Note : untuk yang tidak bepergian, boleh menjamak sholat misal pada kasus sbb terjadi hujan deras dengan cara di jamak takdim  atau dimajukan lebih awal.

Berbeda dengan mereka yang melakukan perjalanan jauh, maka diperbolehkan melakukan jamak takdim atau jamak takhir ( dimundurkan pelaksanaanya ).

Wednesday, April 8, 2020

Fiqh Syafi'i Matan Abi Syuja ( Sholat Musafir )


Sholaatul Musaafir

Wa yajuuzu lilmusaapiri qoshrul sholaati arrubaa'iyati bikhomsin syaroo-itho : an yakuuna safaruhu fii ghayri ma'shiyati, wa antakuuna masaafatuhu sittatun 'asyaro farsakhaan, wa an yakuuna mu-adiyan lilsholaati arrubaai'yati, wa an yanwiyal qoshro ma'al ihraam wa'an laa ya-tama bimuqiim.

Sholat Musafir
Dan diperbolehkan bagi musafir untuk meringkas sholatnya yang 4 rokaat dengan syarat 5 hal yaitu :
  1. Kepergiannya bukan dalam perkara maksiat
  2. Jarak perjalanan setidaknya 16 farsakh
  3. Solat yang diringkas adalah yang berjumlah 4 rokaat
  4. Niat mengqoshor bersamaan dengan takbirotul ihram
  5. Tidak bermakmum kepada orang yang bermukim.



Thursday, April 2, 2020

Fiqh Syafi'i Matan Abi Syuja ( Sholat Jama'ah )


Sholaatu Al Jamaa'ati
Washolaatu al jamaa'ati sunnatun mu-akadatun wa 'alaa al ma-muumi an yanawiya al i-timaami duuna al imaamu wa yajuuzu an ya-tamma al hurru bi al 'abdi wa al baalighu bi murroohiqi wa laa tashihu qudwatun rojulin bi imroatin wa laa qoori-un bi ummi wa ayyun mawdhi'in sholla fii al masjidi bisholati al imaami fiihi wa huwa 'aalimun bisholaatihi ajzaa-ahu maa lam yataqoddam 'alayhi, wa inna sholla fii al masjidi wa al ma-muumi khoorija al masjida qoriibaan minhu wa huwa 'aalimun bisholaatihi wa laa haa-ila hunaaka jaaza.

Sholat Jama'ah
Shalat berjama'ah itu sunnah muakad, dan bagi makmum wajib berniat mengikuti imam sedangkan imam tidak wajib. 

Dan diperbolehkan orang yang merdeka berimam kepada seorang budak, dan orang baligh boleh bermakmum kepada anak muraahiq. Tidak sah laki-laki bermakmum kepada wanita dan makmumnya qori kepada yang ummi ( bodoh ). 

Dimanapun seseorang melakukan sholat didalam masjid, yang imamnya ada didalamnya, sedang ia mengetahui shalatnya imam, maka sah baginya selama ia tidak lebih maju daripada imam. 

Apabila imam berada di masjid dan makmum berada di luar masjid namun dekat posisi antara imam & makmum tersbut dan makmum mengetahui shalatnya  dan tidak ada tirai penghalang disana maka sah / boleh.