Rabu, 04 Februari 2015

MUQODIMAH AQIDAH ISLAM



I. DEFINISI AQIDAH

- Secara etimologis ( bahasa ) aqidah adalah :

1. الربط , simpul atau ikatan
2. العهد , sumpah atau perjanjian
3. الجزم, kehendak yang kuat

- Secara terminologis ( istilah ) :

1. Aqidah adalah hal - hal yang diyakini kebenarannya oleh jiwa, mendatangkan ketentraman hati, menjadi keyakinan yang kokoh yang tidak bercampur sedikitpun dengan keragu-raguan.

2. Aqidah adalah sejumlah persoalan ( kebenaran) yang dapat diterima secara umum ( axioma ) oleh manusia berdasarkan akal, wahyu dan fitrah. Kebenaran itu dipatrikan didalam hati serta diyakini keshahihannya dan keberadaannya dan ditolak segala sesuatu yang bertententangan dengan kebenaran itu.

Catatan :

1. Axioma (badihiyah) adalah segala sesuatu yang kebenarannya perlu dalil pembuktian, tetapi karena sudah sangat umum dan mendarah daging maka kebenaran itu tidak lagi diperlukan.

2. Setiap manusia memiliki fitrah untuk mengakui kebenaran ( bertuhan ), indra untuk mencari kebenaran, akal untuk menguji kebenaran dan memerlukan wahyu untuk menjadi pedoman menentukan mana yang benar dan mana yang salah.

3. Aqidah merupakan keyakinan yang tidak bercampur sedikitpun dengan keraguan.
"sesungguhnya orang-orang beriman adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya kemudian tidak ada sekalipun keraguan dalam keimanan tersebut..........." (QS Al Hujurat 15)


4. Aqidah mendatangkan ketentraman jiwa. 
"orang - orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah, ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram" (QS Ar Ra'd 28 )

5. Bila seseorang sudah meyakini suatu kebenaran, dia harus menolak segala sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran itu.

6. Tingkat keyakinan (aqidah) seseorang sangat tergantung kepada tingkat pemahaman terhadap dalil atau bukti yang dia peroleh.


0 komentar:

Posting Komentar