Rabu, 03 September 2014

PEMERINTAH ARAB SAUDI TANGKAP 11 ORANG TERORIS


Riyadh, Asharq Al-Awsat. Arab Saudi putus 10 jaringan teroris, menangkap total 88 tersangka teroris, dalam serangan simultan di seluruh Britania menyusul penyelidikan selama berbulan-bulan, kata seorang juru bicara keamanan mengatakan pada hari Selasa.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi keamanan Mayjen. Mansour Al-Turki mengatakan bahwa mereka yang ditangkap dicurigai merencanakan serangan teroris baik di dalam dan di luar Inggris. Berbicara dalam sebuah konferensi pers pada hari Selasa, Turki menegaskan bahwa 88 tersangka telah ditangkap-84 warga Saudi, tiga warga Yaman, dan seorang pria yang kewarganegaraannya belum dikonfirmasi.

Dia mengatakan bahwa total 10 sel teroris telah terganggu termasuk sel teroris sembilan anggota di Tameer utara dari Arab Saudi  kota Riyadh, 13 warga Saudi dan dua warga Yaman yang beroperasi di Mekkah dan Ha'il wilayah, delapan warga negara Saudi dan tak dikenal menduga di Riyadh, dan lima warga negara Saudi di Asir wilayah barat daya negara.

Enam sel yang tersisa memiliki hubungan yang saling berhubungan dan berbasis di Mekkah, Riyadh, wilayah Al-Qassim, dan Provinsi Timur. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan enam sel-terdiri dari 51 tersangka-yang mengkhususkan diri dalam merekrut pemuda Saudi untuk bergabung dengan organisasi teroris luar negeri.

"Gejolak yang sedang berlangsung di negara-negara tetangga telah memberikan tempat berkembang biak bagi ekstremis dan pendukung ideologi menyimpang," katanya.

Turki menambahkan bahwa satu sel yang aktif berencana untuk melakukan serangan teroris di dalam negeri sementara yang lain telah merencanakan operasi pembunuhan.

"Sebanyak 59 tersangka sebelumnya telah dihukum karena memegang pandangan ekstremis dan dibebaskan setelah menjalani hukuman penjara mereka. Namun demikian, tampaknya mereka kembali ke cara-cara lama mereka setelah pembebasan mereka dari penjara, "kata Turki.

Berbicara kepada Asharq Al-Awsat, juru bicara Kementerian Dalam Negeri mengatakan orang yang ditangkap dalam penggerebekan baru-baru ini dicurigai memberikan dukungan logistik untuk organisasi teroris di Suriah dan Irak, menambahkan bahwa penyelidikan telah mengungkapkan bahwa organisasi teroris asing menggunakan sel-sel ini untuk merekrut pejuang baru .

Kelompok teroris asing juga melatih sel-sel ini dalam pembuatan bom, dengan maksud untuk melakukan serangan di masa depan di wilayah Saudi, Turki menambahkan.

"Sel-sel teroris sedang menunggu dukungan dan bimbingan. Beberapa dari mereka yang ditangkap tidak memiliki kemampuan yang cukup [untuk melakukan serangan teroris], sehingga upaya pembunuhan adalah cara termudah bagi mereka untuk melakukan tindakan kriminal mereka di Arab Saudi, "katanya.

0 komentar:

Posting Komentar