Jumat, 26 September 2014

TURKI SIAP IKUT DALAM OPERASI MILITER MELAWAN ISIS !!! ALLAHU AKBAR


New York, 26 September 2014. alarabiya.net

Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Jumat mengisyaratkan Turki akan mengambil peran lebih aktif dalam koalisi internasional terhadap militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS)  setelah dirilisnya sandera Turki yang disebarkan oleh jihadis. 

"Sekarang posisi telah berubah. Berikutnya akan jauh berbeda, "kata Erdogan kepada wartawan setelah terbang kembali ke Istanbul dari perjalanan ke Amerika Serikat di mana ia bertemu Wakil Presiden AS Joe Biden. 

Dia mengatakan bahwa "langkah yang diperlukan" akan diambil oleh parlemen pada tanggal 2 Oktober. Parlemen adalah bersidang pada tanggal tersebut untuk mempertimbangkan memperluas ruang lingkup dari dua mandat yang ada memungkinkan pemerintah untuk mengambil tindakan militer di Suriah dan Irak. 

Dalam indikasi yang jelas bahwa Turki akan mengambil peran lebih kuat, Erdogan mengatakan Ankara memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menjadi "pengamat" seperti Amerika Serikat memimpin kampanye melawan ISIS. 

Erdogan mengatakan, "Kami, sebagai Muslim, harus melakukan yang terbaik. Jika dunia Kristen mengambil langkah seperti pada masalah yang menyakitkan hati nurani kemanusiaan kita tidak akan tetap pengamat. "

"Agama kami Islam adalah agama damai, persaudaraan dan persatuan. Agama kami tidak mengizinkan pembunuhan orang tak bersalah, "katanya, mengakui bahwa tindakan ISIS yang" bayangannya "pada Islam. 

Erdogan menegaskan seruannya untuk zona larangan terbang dan zona penyangga tetapi tidak menentukan bagaimana mereka harus dilaksanakan. 

Puluhan sandera Turki, termasuk diplomat dan anak-anak, diculik dari konsulat Turki di Mosul di Irak pada bulan Juni. 

Mereka dibebaskan setelah usaha tiga bulan pekan lalu, dilaporkan setelah melakukan negosiasi rahasia antara dinas rahasia Turki dan jihadis yang mengakibatkan pelepasan sekitar 50 militan Islam. 

Para pejabat Turki berulang kali mengatakan bahwa mengambil peran lebih aktif dalam memerangi ISIS sementara mereka ditahan bisa membahayakan nyawa para sandera.

0 komentar:

Posting Komentar